NAMA :ARLEN PANGIHUTAN
NPM :11211191
KELAS 1EA12
menurut saya Plagiarisme dalam Hegemoni Kultur Akademi suatu tindakan yang harus dihindarkan. Mengapa demikian? sebenarnya hal tersebut sudah terlihat jelas dalam konteks plagiarisme atau bisa disebut plagiat. Perbuatan yang sebetulnya tidak pantas untuk dilakukan akan tetapi masih banyak juga orang-orang yang melakukan perbuatan yang demikian. Hal tersebut mungkin dikarenakan orang tersebut kurang kreatif. Pengertian dari plagiarisme atau plagiat tersebut adalah suatu tindakan yang menduplikat,mencopy,membuat sama suatu pekerjaan/ hasil karya seseorang yang dianggap bagus (master piece). Contoh dari plagiat misalnya dari dunia musik yaitu menduplikat sebuah lagu dengan melakukan sedikit pengeditan pada lagu tersebut dan kemudian memasarkannya dan serta mengatakan bahwa itu adalah hasil karyanya.Tidak hanya di dalam dunia musik saja sering terjadi suatu tindak plagiarisme. Plagiarisme dalam Hagemoni Kultur Akademi juga marak terjadi dari mulai mencontek hingga mencopy paste tugas. Tindak Plagiarisme dalam Hagemoni Kultur Akademi tidak hanya terjadi di kalangan anak sekolahan saja akan tetapi juga terjadi di kalangan mahasiswa seperti contoh yang paling sering sekali terjadi di kalangan mahasiswa yaitu mencopy paste suatu tugas skripsi yang seharusnya dikerjakan sendiri tindak palgiarisme seperti ini bukan kali pertama terjadi bahkan akhir-akhir ini tindak plagiarisme seperti ini semakin marak terjadi maka dari itu tidak sedikit dari kalangan mahasiswa yang tidak dapat mempertanggung jawabkan hasil dari skripsinya tersebut. Tindak Plagiarisme seperti ini mungkin desebabkan karena mahasiswa tersebut malas untuk membuat skripsi yang sangat tebal mereka hanya ingin yang instan saja.
oleh karena itu seharusnya tindakan plagiarisme tidak dilakukan atau sebisa mungkin dihindarkan. Apalagi bila mencangkup kedalam Hagemoni Kultur Akademi karena itu sangat merugikan salah satu pihak atau bahkan mungkin kedua belah pihak dan supaya para pelajar bisa membuat suatu hasil karya dari hasil pemikirannya sendiri dan juga agar para pelajar dapat lebih kreatif dan tidak monoton.