10. Tibet, Cina

Oleh karea itu ada berbagai upaya aktivitas dunia yang berusaha membebaskan Tibet dari Cina namun semua upaya itu tidak berpengaruh banyak. Pemerintah Cina juga telah mengambil tindakan dengan membekukan berbagai upaya kunjungan turis dari waktu ke waktu, bahkan mungkin sekarang Tibet sudah tidak bisa dikunjungi turis-turis asing. Namun mungkin jika Anda beruntung, kunjungi Potala Palace dan Ganden Monastery di Tibet selagi kebudaayan di sana masih kental.
9. Pulau Galapagos, Ekuador

Spesies-spesies perusak itu adalah babi yang diselundupkan pekerja dan tikus yang kabur dari kapal. Hal ini menyebabkan Plau Galapagos masuk ke dalam salah satu peninggalan dunia yang terancam. Setiap tahunnya turis yang datang ke pulau ini naik sebanyak 12 persen dan diasumsikan hal ini menyebabkan kemerosotan terhadap pulau ini baik dalam habitat atau infrastruktur. Belum diketahui secara pasti sampai kapan pulau ini akan bertahan namun kemerosotan terus terjadi.
8. Laut Mati

Bagaimana bisa? Hal ini karena negara-negara yang mengitari Sungai Jordan mengambil air Sungai Jordan dalam jumlah yang besar dan dilakukan secara terus menerus. Sungai Jordan sendiri merupakan satu-satunya sumber air untuk Laut Mati. Dalam laju penurunan volume ini, peneliti memperkirakan bahwa Laut Mati akan hilang dalam kurang dari 50 tahun.
7. Machu Picchu dan Choquequirao, Peru

Dengan tujuan untuk mengurangi kunjungan turis ke Machi Picchu, pemerintah Peru membuka sebuah kereta gantung ke Choquequirao. Sayangnya, hal ini diperkirakan malah akan menyebabkan ledakan kunjungan turis dari yang tadinya hanya 5 turis sehari ke ribuan turis di tahun 2015. Hal ini akan menyebabkan insiden serupa di Machi Picchu, dimana proses pemeliharaan dilakukan dengan membatasi turis yang datang dan membutuhkan reservasi terlebih dahulu. Jika Anda adalah seorang penggemar aristektural dan pemandangan yang menagumkan maka kunjungilah kedua tempat ini secepatnya sebelum ledakan turis membuat reruntuhan ini benar-benar hanya menjadi puing.
6. Antarctica, Kutub Selatan

Kapal-kapal yang membawa penumpang lebih dari 500 orang sudah tidak diperbolehkan untuk memasuki tempat ini. Jadi kunjungilah tempat ini selagi turis masih diperbolehkan untuk beradatangan dan melihat berbagai kehidupan liar kutub selatan, gletser, dan pegunungan es yang menakjubkan. Jika Anda bingung bagaimana berkunjung ke Antarctica, ada berbagai tur di Internet yang menawarkan kunjungan tersebut.
5. Taj Mahal, India

Ada rumor bahwa karena polusi lingkungan, ledakan populasi, dan turis dalam jumlah yang besar membuat struktur makam ini terkikis dan akan runtuh dalam waktu 5 tahun. UNESCO dan grup-grup pemeliharaan lainnya sedang berusaha meminta piahk India untuk menutup Taj Mahal dalam upaya restorasi makam ini. Jadi mungkin saja jika upaya restorasi ini dilakukan, Taj Mahal dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama.
4. Pegunungan Alpen

Hal ini juga terjadi di Amerika, tepatnya di National Glacier Park yang sebelumnya memiliki sekitar 150 gletser telah menurun drastis menjadi hanya tersisa 27 gletser saja dan diperkirakan akan lenyap seluruhnya dalam waktu kurang dari 20 tahun. Singkatnya, jika Anda ingin melihat gletser asli maka rencanakanlah untuk mengunjungi tempat-tempat ini secepatnya sebelum lenyap dalam waktu relatif dekat ini.
3. Great Barrier Reef, Australia

Diperkirakan 80% karang dunia akan hilang di tahun 2030, sedangkan secara keseluruhan Great Barrier Reef akan hilang dalam waktu kurang dari 100 tahun. Mungkin untuk generasi Anda, terumbu karang indah ini akan masih ada namun tidak untuk generasi selanjutnya. Ingatlah bawa keluarga Anda untuk mengunjungi tempat ini.
2. Venesia, Itali

Pada tahun 2009, batas air di St. Mark's Square, Venesia, mencapai 131 centimeter. Venesia memang sudah sering terendam banjir, namun hal ini semakin parah karena naiknya permukaan laut dan setiap tahunnya banjir semakin sering terjadi. Jadi jika Anda berencana menikmati indahnya kota Venesia, rencanakanlah dalam rentang 70 tahun.
1. The Maldives

Diperkirakan dalam 100 tahun ke depan, Maldives mungkin akan lenyap dari muka bumi. Bahkan pada kenyataannya saat Tsunami tahun 2004, 40% dari keseluruhan Maldives telah terendam air. Jika batas air laut naik lebih banyak lagi, Maldives akan menjadi negara pertama yang hilang ditelan laut.
Sumber : http://www.tahupedia.com/content/show/350/10-Tempat-di-Dunia-Untuk-Dikunjungi-Sebelum-Mereka-Hilang
