Indonesia
merupakan Negara yag kaya akan sumber daya alam memiliki keanekaragamana budaya
serta menjadi salah satu Negara kepulauan terbesar . Namun dengan melimpahnya
sumber daya alam yang tersebar di seluruh pelosok negri . Indonesia belum mampu
menyediakan kebutuhan dalam negrinya secara mandiri .Hal ini dibuktikan dari
impor negara yang masih cukup besar terhadap kebutuhan pokok yang seharusnya
bisa dipenuhi oleh Negara dan bahkan bisa dijadikan salah satu barang export
untuk menambah devisa Negara. Lalu pertanyaannya mengapa Indonesia dengan
sumber daya alam yang begitu melimpah belum mampu memenuhi kebutuhan dalam
negerinya?
Indonesia
belum dapat memenuhi kebutuhan negerinya dikarenakan terbatasnya sumber daya
manusia yang terampil dalam mengolah sumber daya yang ada. Hal ini dapat
dilihat dari PT Freeport yang 50% lebih keuntungannya diambil oleh Negara asing.
Lalu bagaimanakah kondisi perekonomian di Indonesia sendiri dan system ekonomi
apakah yang dipakai Indonesia.
Indoneisa
menganut system ekonomi pancasila. Apakah system ekonomi pancasila itu?Sistem
ekonomi pancasila adalah sistem ekonomi
yang digali dan dibangun dari nilai-nilai yang dianut dalam masyarakat
Indonesia. Beberapa prinsip dasar yang ada dalam SEP tersebut antara lain
berkaitan dengan prinsip kemanusiaan, nasionalisme ekonomi, demokrasi ekonomi
yang diwujudkan dalam ekonomi kerakyatan, dan keadilan. Dengan adanya beberapa
prisip yang berkaitan dengan prinsip dasar ekonomi pancasila sebagaimana
disebutkan dalam pengertian ekonomi pancasila maka seharusnya ekonomi pancasila
merupakan cara jitu dalam menghilangkan GAP (inflasi, korupsi, Distribusi yang
tidak merata) . Namun pada kenyataannya system ekonomi yang dianut Indonesia
belum mapu menghilangkan GAP.
GAP
belum bisa dihilangkan di Indonesia karena masyarakat Indonesia tidak
menjalankan prinsip yang berkaitan
dengan prinsip dasar ekonomi pancasila. Salah satu contoh dari GAP yaitu
korupsi , alas an mengapa korupsi belum dapat dihilangkan di Indonesia yang
menganut system ekonomi pancasila karena moral dan etika masyarakat Indonesia
yang rendah yang hanya mengejar kekayaan .Karena di Indonesia orang kaya lebih
dihormati dan disegani hal tersebut yang juga menimbulkan kesenjangan social
dalam masyarakat .Lalu bagaimanakah dengan distribusi yang belum merata di
Indonesia dan laju Inflasi .distribusi yang belum merata di Indonesia juga
berkaitan dengan prinsip yang berkaitan dengan prinsip dasar system ekonomi
pancasila yaitu yang menekankan kepada keadilan .
,,,,,,,,,,,
Hal
tersebut terjadi dikarenakan oleh beberapa hal yang seperti contoh distribusi
pendapatan yang belum merata di daerahnya karena penyediaaan lapangan kerja
yang beragam hal tersebut menyebabkan distribusi pendapatan yang berbeda beda .
Penyakit
ekonomi inflasi terjadi antara GAP yang berkaitan dengan produksi distribusi
dan konsumsi yang disebabkan untuk para pelakunya. Hal-hal yang menyebabkan inflasi
Pertama, uang yang beredar baik uang tunai maupun giro. Kedua, perbandingan
antara fisik barang dan sector moneter yang tersedia. Ketiga, tingkat suku
bunga bank juga dapat mempengaruhi laju inflasi. Suku bunga di Indonesia
termasuk lebih tinggi dibandingkan Negara-negara lain di kawasan Asia. Keempat,
tingkat inflasi ditentukan faktor fisik prasarana. Melonjaknya inflasipun
karena dipicu oleh kebijakan pemerintah yang menarik subisidi sehingga harga
BBM meningkat. Kenaikan BBM tersebut cukup memberatkan masyarakat lapisan bawah
karena dapat menimbulkan multiplier effect, mendorong kenaikan harga jenis
barang lainnya yang dalam proses produksi maupun distribusinya menggunakan BBM.
Hal ini dapat menurunkan daya beli masyarakat.
……..
Lalu
bagaimanakah solusi untuk menghilangkan GAP (korupsi, distribusi yang belum
merata, inflasi ) ? dengan menggunakan sisitem ekonomi yang dipakai di
Indonesia . Hal tersebut bukan tidak mungkin untuk menghilangkan GAP di
Indonesia solusinya dengan menererpakan, menjalankan , dan mematuhi prinsip yang
berkaitan dengan prinsip dasar dalam system ekonomi pancasila, hal tersebut
juga dapat dilakukan dengan melatih tenaga terampil untuk dapat mengolah sumber
daya alam yang melimpah di Indonesia senhingga menambah produksi dan
menghasilkan produk yang berkualitas dan dapat diexpor ke luar. Dengan demikian
Indonesia dapat memenuhi kebutuhan dalam negerinya tanpa perlu banyak mengimpor
. Hal hal tersebut dapat menekan laju inflasi yang pesat sehingga produk
Indonesia dapat dijual murah di dalam
negri dan menambah daya beli masyarakat dan distribusi menjadi lebih merata di
setiap sector dan daerah sehingga dapat
mengurangi tindak korupsi di Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar